Jumat, 31 Maret 2017

NU Jombang Gelar Apel Kesetiaan NKRI

Jombang, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Memperingati Harlah NU ke-87, Badan Otonom NU se Jombang, menggelar Apel Komando Kesetiaan terhadap NKRI.?

NU Jombang Gelar Apel Kesetiaan NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Jombang Gelar Apel Kesetiaan NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Jombang Gelar Apel Kesetiaan NKRI

Apel yang diikuti, setidaknya 1500 anggota Banser, GP Ansor, IPNU, IPPNU, Pagar Nusa, Fatayat NU, LP Maarif digelar di Alon alon Jombang, Jumat (8/2).

Ketua PCNU, KH Isrofil Amar mengatakan apel komando kesetiaan menunjukkan kesetiaan warga NU terhadap NKRI. "Siapa pun dari perorangan, kelompok manapun, yang merongrong NKRI, maka akan berhadapan dengan NU," terangnya.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

? Kiai Isrofil, menambahkan, ada empat hal yang harus dilakukan dan ditaati setiap warga NU. Di antaranya adalah menjalankan empat pilar bangsa Indonesia.?

"Bendera kita merahputih, siapa pun, dari kelompok manapun jangan coba-coba merongrong NKRI, kalau ada yang merongrorng kesatuan Indonesia pasti berhadapan dengan NU," tegas Kiai Isrofil.

Di samping itu, doktor Unipdu ini meminta seluruh kader NU mulai Ansor, Banser, Fatayat Muslimat, LP Maarif, Pagar Nusa harus berani ? melakukan amar makrup nahi mungkar.?

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

"GP Ansor dan Bansernya, Pagar Nusa harus siap mengamalkan amar makruf nahi mungkar. Karena saat sekarang ini banyak berbuatan yang mungkar, melanggar hukum, kita harus berani. setuju?" teriak Kiai Isrofil yang disambut tepuk riuh peserta apel.

Sementara terkait Harlah NU yang ke-87, ketua PCNU dua periode ini meminta agar seluruh Banom mengembangkan Jamiyah NU.?

"Kita cintai NU di mana pun kita berada, kita amalkan NU, kita kembangkan NU. Mari kita pelajari Aswaja, seluruh Banom NU jangan lupa dengan Aswaja. Di mushola masjid mari kita gemakan Tahlil, shalawat Nabi," pungkasnya.

Hadir dalam apel komando, Sekdakab Munif Kusnan, Komandan Kodim 0814, Wakapolres, dan jajaran Gugus Pramuka dibawah naungan LP Maarif.

Usai gelar apel, Ketua Cabang NU memberikan dua gergaji mesin atau Senso pada Banser Tanggap Bencana. Dua mesin ? pemotong ini sebagai kelengkapan pasukan Banser Tanggap Bencana. Karena Kabupaten Jombang merupakan daerah rawan bencana puting beliung.

Redaktur ? ? ? : Hamzah Sahal

Kontributor ? : Muslim Abdurrahman

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Aswaja, Warta, Kajian Sunnah Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Kamis, 30 Maret 2017

Siswa SLB Tampilkan Seni Bela Diri di Perkemahan NU

Magelang, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Pada acara Festival Olahraga Seni dan Budaya Inklusif yang digelar di arena Perkemahan Wirakarya Pramuka Ma’arif Nasional (Perwimanas) II, Rabu (20/9), siswa-siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Magelang menampilkan seni bela diri.

“Dalam rangka mendukung dan meramaikan acara Perwimanas ini kami menerjunkan 30 siswa untuk menyemarakkan Festival Anak Berkebutuhan Khusus yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Tengah,” ujar Edi Purwanto, kepala Sekolah SLB Kota Magelang. 

Siswa SLB Tampilkan Seni Bela Diri di Perkemahan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Siswa SLB Tampilkan Seni Bela Diri di Perkemahan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Siswa SLB Tampilkan Seni Bela Diri di Perkemahan NU

Edi menuturkan, SLB Kota Magelang sengaja membekali para siswa-siswanya ilmu bela diri karena anak berkebutuhan khusus rentan gangguan dan rentan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Sekolah membekali ilmu bela diri untuk menambah motivasi anak sehingga tambah percaya diri hidup di tengah-tengah masyarakat,” ujar Edi.

 

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Selain itu, lanjut Edi, dengan membekali ilmu bela diri, pihaknya ingin membuktikan kepada masyarakat luas bahwa anak-anak ABK itu tidak patut dikesampingkan.

“Jangan kasihani mereka. Jangan remehkan mereka. Tapi berikan kesempatan yang banyak waktu yang luas agar mereka bisa menaklukkan dunia dengan gaya mereka,” tandas Edi. 

Jika SLB Kota Magelang menampilkan seni bela diri, MI Ma’arif NU Keji Semarang menampilkan uji hafalan Al-Qur’an siswa-siswanya. Ada dua siswa yang diuji  hafalan Al-Qur’annya langsung oleh Ketua Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Ma’arif PBNU HZ Arifin Junaidi dan para guru. Kedua siswa tersebut bernama Ajib dan Haidar. 

Ditemui usai tampil, Haidar mengaku senang bisa tampil di panggung. “Senang. Harapannya anak-anak Indonesia cinta al-Qur’an,” ujar Haidar. 

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Hal senada juga disampaikan oleh Ajib. “Ya senang. Bisa nyenengin orang tua,” ujar Ajib malu-malu. 

Sementara itu, Siti Zubaidah, ibunda Ajib, mengaku bangga kepada Ajib. “Ya, harapannya semoga Ajib bisa merampungkan hafalannya sampai juz 30,” ujar Siti. 

Sebagai informasi, kedua bocah yang masih berusia belia tersebut sudah hafal 9 juz. Mereka biasanya menghafal tiga sampai tujuh ayat perhari. (Nur Rokhim/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Ahlussunnah, Amalan Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Ali Fauzi Tobat karena Penanganan Manusiawi Kepolisian

Jakarta, Pondok Pesantren An-Nur Slawi - Mantan Napi Terorisme Ali Fauzi memandang pentingnya sikap manusiawi aparat kepolisian dalam menangani semua pelaku kejahatan termasuk pelaku kejahatan teror. Sikap manusiawi ini tidak mustahil mengubah jalan hidup pelaku kejahatan untuk berempati kepada manusia dan kemanusiaan.

Ia menyatakan bahwa polisi memang mempunyai peran penting untuk pertobatannya dari aksi-aksi teror.

Ali Fauzi Tobat karena Penanganan Manusiawi Kepolisian (Sumber Gambar : Nu Online)
Ali Fauzi Tobat karena Penanganan Manusiawi Kepolisian (Sumber Gambar : Nu Online)

Ali Fauzi Tobat karena Penanganan Manusiawi Kepolisian

“Salah satu hal yang juga membuat saya sadar adalah sikap polisi yang memanusiakan saya saat dan setelah melakukan penangkapan terhadap saya,” kata Ali Fauzi pada pendidikan singkat Penguatan Perspektif Korban dalam Peliputan Isu Terorisme bagi Insan Media yang diinisiasi Aliansi Indonesia Damai dan Yayasan Penyintas Indonesia (YPI) di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/5) malam.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Ketika ditanya apakah aksi terorisme di Indonesia akan terjadi lagi, Ali mengatakan selama masih ada proses regenerasi dan rekrutmen, masih ada peluang untuk adanya aksi terorisme.

“Nah, siapa yang tahu proses itu masih berjalan? Adalah tugas kita bersama untuk mengantisipasi dan mencegah hal itu, terutama kalangan media masa,” ujar Ali.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Ia menaruh harapan besar kepada media massa untuk berada di garda terdepan dalam membendung ektremisme dan radikalisme. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi RMI NU, Kajian Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Perjuangkan Kemerdekaan Palestina, 47 Negara Akan Kumpul di KTT OKI Jakarta

Jakarta, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Sebanyak 47 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dipastikan akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa ke-5 yang berlangsung pada 6-7 Maret 2016 di Jakarta.

"Dari 56 negara anggota OKI sekitar 47 diantaranya telah mengonfirmasi kehadiran, banyak yang tidak hadir berasal dari negara-negara Afrika," jelas Direktur Jenderal Multilateral Kemenlu RI, Hassan Kleib kepada wartawan usai Media Briefing di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kamis (03/03/2016) kemarin.

Perjuangkan Kemerdekaan Palestina, 47 Negara Akan Kumpul di KTT OKI Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Perjuangkan Kemerdekaan Palestina, 47 Negara Akan Kumpul di KTT OKI Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Perjuangkan Kemerdekaan Palestina, 47 Negara Akan Kumpul di KTT OKI Jakarta

Selain anggota OKI, Hasan mengatakan negara peninjau, anggota tetap Dewan Keamanan PBB, ? dan anggota kuartet pembicaraan damai Palestina juga akan hadir. "Anggota DK kelimanya akan datang, PBB juga akan kirim utusan khususnya," tambah Hasan.

Hasan menjelaskan, KTT Luar Biasa OKI merupakan merupakan kontribusi nyata Indonesia untuk memperkuat dukungan OKI untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina.

Indonesia menjadi penyelenggara KTT Luar Biasa OKI karena adanya permintaan dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Sekjen OKI. "Presiden Palestina dan Sekjen OKI telah meminta Indonesia menjadi tuan rumah sejak bulan Desember 2015," tutur Hasan Kleib.

Menurutnya, KTT ini disebut luar biasa karena berlangsung di luar penyelenggaraan KTT secara reguler yang diadakan setiap 3 tahun sekali. KTT OKI ? sebelumnya tahun 2013 telah berlangsung di Kairo, sementara KTT berikutnya akan berlangsung ? pada 15-16 April di Istanbul, Turki.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Dia menambahkan ? KTT Luar Biasa OKI di Jakarta hanya akan membahas masalah Palestina dan Al-Quds Al-Sharif.(Kominfo/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Pondok Pesantren An-Nur Slawi AlaNu, Daerah, Anti Hoax Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sabtu, 25 Maret 2017

Remaja Puteri Madinah Suka Bercerita, Menolak Difoto (2)

Madinah, Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Syida dan Syima,  selalu berulang-ulang mengatakan bahwa fotografi adalah aktifitas yang haram (terlarang) di Saudi.  Dengan berteriak-teriak dia meminta dan berusaha memaksa untuk menghapus foto-foto pada kamera di tangan saya. "Hapus! Hapus!. Saya tidak ingin terlibat dalam aktifitas ilegal," kata keduanya dengan sangat lantang sembari berusaha merebut kamera di tangan saya.



Remaja Puteri Madinah Suka Bercerita, Menolak Difoto (2) (Sumber Gambar : Nu Online)
Remaja Puteri Madinah Suka Bercerita, Menolak Difoto (2) (Sumber Gambar : Nu Online)

Remaja Puteri Madinah Suka Bercerita, Menolak Difoto (2)

Saya pun berusaha menenangkan mereka dan mengatakan kepada keduanya bahwa tidak ada lagi gambar mereka di dalam kamera saya.  Ketika saya tanya "Kenapa?" mereka menjelaskan sambil berjingkat-jingkat seperti gaya presenter acara infotainment di Televisi. Katanya mereka takut foto-foto tersebut disalahgunakan. Kemajuan teknologi membuat mereka pantas mengkhawatirkan penyalahgunaan fotografi.

Inilah Empat Ciri Buku Nikah Asli

Jakarta, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kembali menegaskan bahwa siapapun yang terlibat melakukan pemalsuan buku nikah akan dikenakan sanksi pidana. Hal tersebut disampaikan di Kantor Kemenag Kamis (4/6) sore.

“Buku nikah merupakan dokumen negara. Jadi siapapun yang terbukti terlibat dalam pemalsuan buku nikah akan dikenakan sanksi pidana,” tegas Menag seperti dikutip dari situs kemenag.go.id.

Inilah Empat Ciri Buku Nikah Asli (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Empat Ciri Buku Nikah Asli (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Empat Ciri Buku Nikah Asli

Namun demikian, Menag tetap mengimbau masyarakat agar mengetahui ciri buku nikah asli. Karena pada dasarnya saat ini buku nikah tidak mudah untuk dipalsukan. 

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

“Saat ini, buku nikah sebenarnya relatif sulit untuk dipalsukan karena paling tidak terdapat empat ciri,” jelas Menag.

Lebih lanjut Menag menjelaskan paling tidak terdapat empat ciri khas dari buku nikah. Pertama, pada halaman dalam sampul terdapat halogram berbentuk lingkaran bergambar garuda. Kedua, terdapat lembar transparan mengkilat berhologram untuk menutup lembar identitas pasangan pengantin. 

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Ketiga, terdapat nomor seri dengan sistem lubang pada bagian bawah buku. “Nomor ini punya kode khusus,” tambah Menag sambil menunjukkan contoh buku nikah. Dan keempat, setiap halaman buku apabila diterawang akan terlihat gambar garuda. 

Menag juga mengimbau kepada masyarakat yang menggunakan buku palsu agar melakukan pernikahan ulang agar tercatat secara sah dalam hukum negara. 

“Bagi yang palsu, saya mengimbau agar dilakukan pernikahan ulang supaya pernikahan tersebut tercatat oleh negara,” imbau menag. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Ahlussunnah, Nusantara Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Kamis, 23 Maret 2017

Delegasi Mesir: Islam di Indonesia Lebih Islam dari Islam di Dunia Arab

Jakarta, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Menyongsong perhelatan Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur, berbagai kegiatan dilakukan di beberapa tempat di Jakarta. Salah satunya diskusi pra-muktamar yang dihelat di kantor The Wahid Institute (TWI), Jalan Taman Amir Hamzah, Matraman, Jakarta, Jumat (29/5).

Delegasi Mesir: Islam di Indonesia Lebih Islam dari Islam di Dunia Arab (Sumber Gambar : Nu Online)
Delegasi Mesir: Islam di Indonesia Lebih Islam dari Islam di Dunia Arab (Sumber Gambar : Nu Online)

Delegasi Mesir: Islam di Indonesia Lebih Islam dari Islam di Dunia Arab

Diskusi umum bertajuk “Konsolidasi Dunia Islam Menghadapi Radikalisme dan Terorisme” yang dimoderatori Yahya Cholil Staquf itu digelar saat menerima kunjungan delegasi Mesir. Sebelumnya, mereka mengunjungi kantor PBNU dan kantor redaksi harian Kompas. Mereka berharap besar kepada ormas Islam terbesar di Indonesia ini.

Delegasi Mesir tersebut antara lain Utusan Khusus Grand Syeikh Al Azhar Prof Dr Abdelmonem Fouad Othman, Redaktur Senior Harian Al-Ahram Mohamed Aboelfadl Ahmed, dan Duta Besar Mesir untuk Indonesia Bahaa Dessouki. Selain mereka bertiga, turut bergabung Guru Besar Studi Islam Universitas Wina, Austria, Prof Dr Rudiger Lohlker.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Dalam presentasinya di Aula TWI, Redaktur Senior Harian Al-Ahram Mohamed Aboelfadl Ahmed menyatakan, kelompok Islam di dunia manapun tidak semuanya mengabarkan Islam damai sebagaimana yang dilakukan NU dan Al-Azhar.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

“Islam di Indonesia yang saya tahu mengedepankan kedamaian dan toleransi. Saya melihat Islam di negeri ini lebih Islam daripada Islam di dunia Arab itu sendiri," ujar Ahmed.

Ahmed berharap, Islam di Indonesia tetap istiqamah mempertahankan sikap positif tersebut. "Saya berharap Islam yang dikawal NU di sini terus mengedepankan toleransi. Semoga ada kerjasama antara Indonesia dengan Mesir, dalam hal ini, NU dan Al-Azhar, yang bisa dibangun untuk mengampanyekan Islam damai yang penuh toleran,” harapnya.

Ahmed menuturkan, Mesir sekarang ini menghadapi kelompok teroris yang menguasai perbatasan Rafah dan Gaza. “Ini sangat membahayakan bagi kami. Meski demikian, sekarang telah mampu dikondisikan berkat kerjasama berbagai pihak,” tandasnya.

Menurut Ahmed, penting sekali bagi Mesir untuk belajar Islam khas Indonesia yang penuh kedamaian dan kasih sayang. “Saya berharap pada waktu Muktamar NU nanti ada sesuatu yang konkrit, yakni bagaimana Islam yang sebenarnya dan penuh kedamaian ini bisa diketahui banyak orang. Semoga menghasilkan keputusan yang bisa memberi kontribusi bagi dunia Islam,” ujarnya.

Hadir dalam diskusi tersebut, Direktur TWI Zannuba Arifah Chafshoh alias Yenny Wahid, para peneliti TWI, Direktur Aliansi Indonesia Damai (AIDA) Hasibullah Satrawi, Dosen STAINU Jakarta Arif Zamhari, serta puluhan wartawan dan aktivis lintas organisasi. (Musthofa Asrori/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Pahlawan Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Rabu, 22 Maret 2017

Sebelum Pulang, Peserta Karnaval Keliling Kampung

Jombang, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Hari ini adalah terakhir penyelengaraan Perwimanas. Sebelum pulang ke daerah masing-masing, peserta berpamitan dengan menggelar karnaval.

“Ini adalah diantara bentuk rasa terimakasih kami kepada masyarakat sekitar yang telah turut membantu mensukseskan acara kemah pertama tingkat nasional di lingkungan NU ini,” kata Ali Mustofa kepada Pondok Pesantren An-Nur Slawi (29/6).

Sebelum Pulang, Peserta Karnaval Keliling Kampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Sebelum Pulang, Peserta Karnaval Keliling Kampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Sebelum Pulang, Peserta Karnaval Keliling Kampung

Ketua Panitia tingkat wilayah Jawa Timur ini menandaskan bahwa ada sekitar 40 kontingan yang turut dalam kegiatan ini. “Mereka berjalan mengelilingi kampung Kalibening sejauh empat kilo meter,” kata dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sejak jam 14.00 WIB, seluruh peserta karnaval berangkat dari bumi perkemahan PP Babussalam dengan pakaian dan penampilan khas mereka.?

“Ini sekaligus acara pamitan kami kepada masyarakat,” kata Ali Mustofa.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Ali Mustofa menandaskan bahwa peran masyarakat dusun Kalibening sangat fital dalam kegiatan ini. “Banyak peserta yang harus memanfaatkan rumah penduduk untuk sejumlah kebutuhan,” katanya.

Demikian juga tidak jarang, peserta juga meminta bantuan penduduk seperti kebutuhan lauk pauk dan sejenisnya. “Yang jelas kami sangat terbantu dengan penduduk di sini,” sergahnya.

Belum lagi kondusifnya keamanan selama Perkemahan Wirakarya Pramuka Ma’arif NU Nasional (Perwimanas) berlangsung yakni dari tanggal 24-29/6. Terbukti tidak adanya kejadian kehilangan, kekerasan atau tindakan kriminalitas lainnya.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan karnaval sebagai bentuk rasa terimakasih kepada sejumlah penduduk Kalibening yang dengan sangat terbuka turut mensukseskan kegiatan Perwimanas.?

"Tanpa peran penduduk, mustahil acara akan berjalan lancar," pungkasnya.?

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor: Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi AlaSantri, Nahdlatul Ulama Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sabtu, 18 Maret 2017

LD PWNU Kalbar Resmi Dikukuhkan

Pontianak, Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Pengurus Lembaga Dakwah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (LD PWNU) Kalimantan Barat resmi dilantik Rabu, (15/11) pagi bertempat di Hotel Dangau Pontianak. Acara ini dirangkai dengan Halaqah Kebangsaan serta peresmian secara simbolis kantor Sekretariat LD PWNU Kalimantan Barat yang terletak di Desa Arang Limbung Kabupaten Kubu Raya.

Halaqah Kebangsaan ini dimaksudkan  untuk menegaskan keutuhan NKRI adalah sesuatu yang substansi. NU hendaknya senantiasa berperan menjaga Islam wasatiyah di tengah-tengah hegemoni pergulatan ideologi serta menjaga netralitas.

LD PWNU Kalbar Resmi Dikukuhkan (Sumber Gambar : Nu Online)
LD PWNU Kalbar Resmi Dikukuhkan (Sumber Gambar : Nu Online)

LD PWNU Kalbar Resmi Dikukuhkan

Ketua LD PWNU Kalimantan Barat, Saifuddin Herlambang mengatakan LD PWNU Kalbar akan menyediakan lahan sebagai sarana dakwah NU Kallbar.

"Kita juga berencana membuat pesantren teknik LDNU serta mengaktifkan pengurus LD di tingkat cabang," tambahnya.

Selain itu, pelatihan dai cyber serta pelatihan kader dakwah yang akan melibatkan para dai Nahdliyin di Kalimantan Barat akan digelar dalam waktu dekat.

"Kami mohon dukungan kepada segenap komponen dalam rangka terselenggaranya rencana kegiatan ini," lanjut pria lulusan doktoral bidang Tafsir UIN Jakarta.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sekda Kubu Raya H. Odang Prasetyo menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada LD PWNU Kalbar yang telah memilih Kubu Raya sebagai salah satu lokasi pusat kegiatannya.

"LD PWNU dan Pemerintah Kubu Raya harus ada sinergi karena mayoritas penduduk di Kabupaten Kubu Raya adalah Nahdiyin," ungkap Odang.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Dikatakan Odang, LD PWNU adalah salah satu lembaga yang punya tugas dan tanggung jawab menjaga hubungan baik antara Islam dan kebangsaan.

"Hendaknya kegiatan halaqah kebangsaan menjadi sarana mewujudkan terciptanya kedamaian dan kerukunan antar sesama ," harapnya.

Rais Syuriah PWNU Kalbar H. Syahrul Yadi mengatakan, akhir-akhir ini trend NU Kalimantan Barat mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan mulai bergeraknya pengurus lembaga termasuk LD PWNU.

"Melalui LD PWNU mewarisi semangat dakwah Nabi juga bisa berkiprah dan berkontribusi dalam mengembangkan NU di Kalimantan Barat. LD PWNU adalah ruh dakwah di NU," tegasnya. 

Menurut Kiai Syahrul Kalimantan Barat mempunyai modal besar yakni masyarakat Muslim di Kalimantan barat rata-rata berkultur NU.

"Ini tentu adalah modal dasar yang bisa digarap oleh LD PWNU. Selain itu modal spirit serta dukungan masyarakat Kalimantan Barat terhadap kehadiran NU sangat besar," tambah dia. 

LD PWNU juga memiliki pekerjaan besar khususnya dalam mengatasi fenomena terkikisnya amaliyah-amaliah NU di  masyarakat. LD PWNU harus terlibat aktif dalam menjaga kesepakatan permanen bersama pemerintah yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, serta NKRI.

Sementara itu, Ketua LD PBNU KH Maman Imanul Haq menyampaikan beberapa hal terkait prinsip dakwah. Mengutip QS an Nahl 125 Kiai Maman mengatakan berdakwah dilakukan dengan mengajak, bukan mengejek; merangkul, bukan nyinyir.

"Orientasi dakwah kita adalah kepada jalan Tuhan (sabilillah rabbika) yang penuh dengan hikmah," tandas Kiai Maman.

Ia menekankan LD PWNU Kalbar juga harus terlibat dalam dakwah yang menyasar generasi milenial.

"Karena generasi milenial adalah generasi muda yang rasional. Kita perlu mengubah mindset dakwah kita," pungkasnya. (Ahmad Fauzi Muliji/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Sholawat, Pahlawan Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Jumat, 17 Maret 2017

Kiai Maruf Puji Paduan Nilai Budaya dan Agama Pernikahan Kahiyang dan Bobby

Solo, Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Rais Aam PBNU yang juga Ketum MUI KH Maruf Amin memuji acara mantu Presiden Jokowi yang memadukan nilai-nilai budaya adat jawa dan nilai-nilai agama Islam. Pada kesempatan tersebut Kiai Maruf bersama Wapres Jusuf Kalla dipercaya menjadi saksi ijab qabul pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution di Gedung Graha Saba Buana Solo, Rabu (8/11). 

"Acaranya luar biasa ada nuansa keagamaan Quran, nasehat pernikahan, doa dan ada juga budayanya.  Acaranya luar biasa perpaduan antara nilai-nilai agama dan nilai-nilai budaya," katanya saat diwawancarai salah satu stasiun televisi di sela-sela resepsi.

Kiai Maruf Puji Paduan Nilai Budaya dan Agama Pernikahan Kahiyang dan Bobby (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Maruf Puji Paduan Nilai Budaya dan Agama Pernikahan Kahiyang dan Bobby (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Maruf Puji Paduan Nilai Budaya dan Agama Pernikahan Kahiyang dan Bobby

Selaku saksi, Kiai Maruf menilai proses ijab qabul dapat berjalan dengan baik dan lancar. Presiden Jokowi dan mempelai putera Bobby Nasution mengucapkan kalimat-kalimat ijab qabul dengan baik. 

"Beliau (Presiden) lancar sekali menyampaikan kalimat ijab qabul. Tegas, gamblang, walaupun baru kali ini. Tidak ada keragu-raguan," kata Kiai Maruf.

Kiai Maruf juga mengapresiasi acara mantu tersebut karena Presiden mengundang para ulama dari seluruh provinsi di Indonesia.

"Yang hadir meliputi semua lapisan masyarakat. Ulama, menteri, pejabat, gubernur, masyarakat biasa, bahkan kiai-kiai dari daerah datang semua. Dari Sumatera Utara, Aceh, Lampung, Sulawesi dari mana-mana," terang Kiai Maruf didampingi Ketum MUI Lampung KH. Khairuddin Tahmid.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sementara itu Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj saat menyampaikan Khutbah Nikah pada ijab qabul tersebut juga sempat menyampaikan penjelasan terkait pernikahan dan kebudayaan. 

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

"Pernikahan adalah ibadah. Setiap ibadah harus sesuai dengan syariat Allah dan Sunnah Rasulullah SAW. Akad nikahnya merupakan syariat dan selebihnya adalah budaya yang kita lestarikan yang merupakan bagian dari Islam Nusantara," katanya.

Perjodohan yang terjadi diantara dua insan manusia menurutnya juga bukan hanya pertemuan fisik semata. Namun yang lebih penting dari itu, pernikahan adalah pertemuan akhlaq, budaya, peradaban, martabat dan kepribadian.

"Mudah-mudahan mendapatkan keturunan yang bermartabat, berguna bagu agama, bangsa dan negara," ujar Kiai Said menjelaskan tafsir surat Ar Rum ayat 21 yang menjelaskan tentang hal tersebut. (Muhammad Faizin/Kendi Setiawan).

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Sholawat, Pondok Pesantren Pondok Pesantren An-Nur Slawi

LPKNU Libatkan dalam Pemberantasan Malaria di 4 Propinsi

Jakarta, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Lembaga Pelayanan Kesehatan (LPK) NU saat ini tengah membantu pemerintah dalam pemberantasan penyakit malaria di empat propinsi di Sulawesi dan Kalimantan. LPKNU melibatkan kalangan pesantren dalam upaya penyadaran perilaku hidup masyarakat ini.



LPKNU Libatkan dalam Pemberantasan Malaria di 4 Propinsi (Sumber Gambar : Nu Online)
LPKNU Libatkan dalam Pemberantasan Malaria di 4 Propinsi (Sumber Gambar : Nu Online)

LPKNU Libatkan dalam Pemberantasan Malaria di 4 Propinsi

dr Mustafiz, program manajer pemberantasan malaria ini menjelaskan, keberhasilan dalam pemberantasan penyakit malaria sangat tergantung dari keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungannya melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Kita menyampaikan bahwa tugas pemberantasan malaria bukan hanya Kementerian Kesehatan, tetapi harus melibatkan semua kelompok masyarakat dalam menjaga lingkungannya agar tidak terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria,” katanya kepada Pondok Pesantren An-Nur Slawi, Jum’at (21/5).

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Seorang penderita malaria, jika tidak sembuh total, bisa menjadi sumber penyebaran penyakit tersebut ke keluarga dan lingkungannya, karena itu keterlibatan semua kalangan untuk membebaskan diri dari malaria adalah mutlak.

Empat propinsi yang menjadi sasaran LPKNU adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Program ini merupakan upaya menuju Indonesia bebas malaria yang seluruhnya diharapkan sudah terjadi pada 2030. Untuk DKI Jakarta, 2010 diharapkan sudah bebas, sedangkan Jawa ditargetkan 2015. Indonesia merupakan negera yang dikelompokkan sebagai negera merah, dalam arti belum terbebas dari malaria.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Para kiai dan ustadz yang ada di pesanten di empat daerah tersebut akan dilatih untuk membina masyarakat dan diberi ketrampilan untuk mengenal gejala terjadinya penyakit malaria dalam waktu singkat sehingga korban bisa segera ditangani karena banyak daerah terpencil yang kesulitan menjangkau tenaga kesehatan dalam waktu cepat.

“Mereka akan kita bekali pengetahuan tentang kesehatan dan malaria serta pendekatan dari sudut pandangan agama dalam pemberdayaan masyarakat,” tandasnya.

Para kiai juga akan diberi bekal berupa buku panduan dalam penyampaian pesannya kepada masyarakat. Untuk itu nilai-nilai lokal masyarakat akan sangat diperhatikan dalam dakwah kesehatan ini.

Bukan hanya itu, masyarakat juga akan dibantu dengan memberikan kelambu berinsektisida yang akan mencegah nyamuk anopeles sebagai penyebar malaria untuk bertahan hidup. Kelambu ini akan bertahan selama tiga tahun pemakaian.

Penyemprotan rutin juga akan menjadi bagian dari kegiatan yang dilakukan agar jentik-jentik nyamuk mati. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Tokoh Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Rabu, 15 Maret 2017

Hadapi Hamzan Wadi, Walisongo Menang Telak 8-0

Sragen,Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sempat mengalami kekalahan di laga perdana Grup A Seri Nasional Liga Santri Nusantara (2017), Pesantren Walisongo Sragen akhirnya berhasil meraih kemenangan dengan menundukkan perlawanan Hamzan Wadi tim asal Kabupaten Dumpu, Nusa Tenggara Barat dengan skor telak 8-0 di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (24/10).

Hadapi Hamzan Wadi, Walisongo Menang Telak 8-0 (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadapi Hamzan Wadi, Walisongo Menang Telak 8-0 (Sumber Gambar : Nu Online)

Hadapi Hamzan Wadi, Walisongo Menang Telak 8-0

Walisongo bahkan sudah unggul sejak menit pertama, melalui kaki Ulul. Skema permainan cepat seakan tak mampu diimbangi para pemain Hamzan Wadi.

Begitu pula dengan gol berikutnya di menit kedua dan kelima. Striker Triwidodo dan Faishal menggenapkan keunggulan Walisongo di babak pertama menjadi 6-0.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Pada babak kedua, Walisongo tidak mengendorkan serangan. Ulul kembali mencatatkan namanya di papan skor, dengan golnya di menit ke-42. Di menit 64, Dimas menambah keunggulan Walisongo menjadi 8-0. Skor ini tidak berubah hingga peluit akhir dibunyikan wasit.

Kepada Pondok Pesantren An-Nur Slawi, Manajer Walisongo Mustawa mengaku kemenangan ini menjadi modal yang penting untuk menatap laga terakhir melawan Pondok Pesantren Nurul Fauzi asal Tasikmalaya.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

“Kami telah melewati pertandingan yang cukup penting ini, semoga laga tersisa bisa menjadikan Songo FC menjadi juara grup,” terang Mustawa.

Sementara itu, hasil kekalahan ini menjadi yang kedua kalinya bagi Hamzan Wadi. Di laga pamungkas mereka akan melawan tim Nurul Huda Mayak. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Amalan Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Senin, 13 Maret 2017

Kisah Rektor IPB Serasa Jadi Dosen Beneran saat Tangannya Diciumi Santri PBSB

Jakarta, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI Imam Safe’i menjelaskan bahwa Kementerian Agama memiliki program beasiswa santri berprestasi. Program ini ditujukan kepada santri-santri yang memiliki prestasi, terutama di bidang akademik.?

Kisah Rektor IPB Serasa Jadi Dosen Beneran saat Tangannya Diciumi Santri PBSB (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Rektor IPB Serasa Jadi Dosen Beneran saat Tangannya Diciumi Santri PBSB (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Rektor IPB Serasa Jadi Dosen Beneran saat Tangannya Diciumi Santri PBSB

Ia menyatakan, santri-santri tersebut dikuliahkan di kampus-kampus yang bergengsi seperti UGM, UI, Unair, Brawijaya, ITS, IPB, ITB, dan kampus elit lainnya.

Terkait dengan maraknya santri yang kuliah di ‘kampus sekuler’ karena beasiswa santri berprestasi, Safe’i memiliki cerita lucu akan hal itu.?

Rektor IPB, cerita Safe’i, mengaku merasa menjadi seorang dosen setelah ada beasiswa santri berprestasi yang diselenggarakan oleh Kemenag.?

“Lho kok bisa gitu, kenapa pak?” tanya Safe’i penasara dengan ucapan sang rektor.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Kemudian, Rektor IPB mengungkapkan alasan kenapa ia bisa mengucapkan seperti itu.?

“Karena tangan saya diciumi (mahasiswa-mahasiswa santri beasiswa Kemenag). Tidak ada sebelumnya mahasiswa yang cium tangan,” katanya menirukan ucapan Rektor IPB.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

“Iya, nanti kalau pak rektor meninggal juga akan didoakan mereka pak,” timpal Safe’i.

Hal ini disampaikan Safe’i saat memberikan materi dalam acara Seminar dan Rapat Kerja bertemakan Peran Pesantren Untuk Penguatan Ekonomi Umat yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pesantren Nahdlatul (RMI NU) di Lantai 8 Gedung PBNU Jakarta, Kamis (27/4). (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Warta, Pahlawan, News Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Jumat, 10 Maret 2017

Muslim dan Biksu Myanmar Kunjungi PBNU

Jakarta, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Satu rombongan yang terdiri dari muslim dan biksu dari Myanmar melakukan kunjungan ke PBNU. Mereka meminta dukungan dalam mengatasi bencana Nargis yang baru melanda negeri tersebut dan upaya demokratisasi di negeri yang kini dipimpin oleh militer.



Muslim dan Biksu Myanmar Kunjungi PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslim dan Biksu Myanmar Kunjungi PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslim dan Biksu Myanmar Kunjungi PBNU

Anggota rombongan diantaranya Muhammad Taher, muslim dari Rangoon University yang sudah meninggalkan negera tersebut sejak tahun 1982 dengan alasan agama dan saat ini menjabat direktur eksekutif Kaladan News Agency di Bangladesh.

Selain itu adalah Soe Aung, juru bicara The National Council of the Union of Burma (NCUB) yang merupakan organisasi paying terbesar untuk kaum pro-demokrasi dan Roshan Johan, direktur eksekutif Asean Inter-Parliamentary Mymar Caucus (AIPMC)

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Muhammad Taher menjelaskan muslim di Myamar yang jumlahnya sekitar 4 persen atau 800 ribu jiwa dari total penduduk ini mengalami banyak hambatan dalam menjalani kehidupan dan beribadah.

Beberapa hambatan yang dialami pemeluk agama minoritas adalah pelarangan membangun masjid untuk tempat ibadah, pelarangan pendirian ormas agama sehingga tidak memungkinkan membeli asset bagi organisasi, pelarangan peringatan hari besar Islam, termasuk Idul Adha, pembatasan Qur’an, pembatasan haji dan hal lainnya yang mengurangi kebebasan untuk menjalankan ibadah.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Mengenai badai Nargis yang melanda negeri itu tiga pekan lalu, anggota rombongan memperkirakan sekitar 200 ribu jiwa tewas dan 2 juta lainnya merana. Saat ini para pengungsi mengalami kekurangan makan, air bersih, obat-obatan dan tempat yang layak. Dalam kondisi seperti ini, pemerintah Burma masih membatasi bantuan yang datang dari luar negeri sehingga para korban semakin menderita.

Atas berbagai persoalan tersebut, KH Hasyim Muzadi menyatakan siap memberikan bantuan yang diperlukan. Dalam hal ini, PBNU akan memberikan dukungan, salah satunya dengan menyampaikan pada Sekjen Asean Surin Pitsuwan yang akan berkunjung ke PBNU dalam waktu dekat.

Ia menuturkan, perjuangan untuk mencapai kebebasan memerlukan waktu dan tahapan yang panjang. “Indonesia sendiri membutuhkan waktu lebih dari 60 tahun untuk menjadi negera yang demokratis,” katanya.

Selain, itu beberapa ulama Mymar akan diundang untuk mengikuti International Conference of Islamic Scholars (ICIS) ke-3 yang akan diselenggarakan pada akhir Juli mendatang. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Ubudiyah, Fragmen Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Kamis, 09 Maret 2017

Kemendag Gelar Pasar Murah di 300 Pesantren

Jombang, Pondok Pesantren An-Nur Slawi?

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasilitasi penyelenggaraan Pasar Murah Ramadan 2017 di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Maarif, Denanyar, Jombang, Rabu (14/06). Sebanyak 500 paket disediakan bagi warga sekitar pesantren.?

Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana mengatakan pasar murah yang digelar Kemendag pada tahun 2017 ini ditempatkan di 300 pesantren seluruh Indonesia. Dengan jumlah paket di setiap Ponpes sebanyak 500 sembako.?

“Kita pilih pesantren karena pesantren adalah salah satu pintu masyarakat yang menjadi agen dari semuanya. Agen kultur, dan juga agen pendidikan” katanya ditemui disela sela kegiatan yang di gelar di halaman Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang.

Kemendag Gelar Pasar Murah di 300 Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemendag Gelar Pasar Murah di 300 Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemendag Gelar Pasar Murah di 300 Pesantren

Diakatakannya, pasar murah ini sebagai bentuk penyediaan bahan pokok menjelang lebaran bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah oleh Kemendag. Dalam kegiatan pasar murah ini, Eva Yuliana mengatakan pihaknya menggandeng perusahan swasta turut serta dalam ? pasar murah Ramadhan yang digelar tahun ini.?

“ Kita menggandeng beberapa pelaku usaha swasta untuk ikut berperan dalam pasar murah ini. Kami ingin sampaikan bahwa pemerintah dan swasta hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang lebaran,” kata Eva Yuliana disela sela kegiatan.

Masih menurut Eva, satu paket sembako senilai Rp 100 ribu, sementara dalam pasar murah ini dijual seharga Rp 50 ribu. Adapun isi setiap paket sembako yakni beras 2 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, tepung terigu 2 kilogram, dan sirup satu botol.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

“Biar lebih bertambah manfaatnya, maka hasil penjualannya disedekahkan ke Ponpes tempat kegiatan di laksanakan. Kalau disini kita berikan kepada Ponpes Mamba’ul Ma’arif,” tambah perempuan berjilbab ini menandaskan.

Salah seorang warga pemanfaat kegiatan ini, Rubiah (60), mengaku bersyukur bisa mendapatkan kebutuhan pokok harga murah. Rubiah menilai, harga yang disediakan Kemendag lebih murah separoh dari harga pasaran.

“Alhamdulillah, sebentar lagi lebaran pas ada sembako murah. Kalau begini terus ya enak, kita ringan belinya, sangat membantu kita,” ujarnya. (Muslim Abdurrahman)

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Tegal Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Selasa, 07 Maret 2017

PMII Subang Gelar PKD

Subang, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Subang menggelar kegiatan Pelatihan Kader Dasar (PKD) se–Jawa Barat yang diselenggarakan di Pesantren Al-Istiqomah Pusakajaya, Kamis, 28/02/2013.

Kegiatan yang bertemakan “Membentuk Kader Mujahid; Upaya Menata Keutuhan Bangsa” ini diikuti oleh delegasi peserta dari Cabang-Cabang se  Jawa Barat.

PMII Subang Gelar PKD (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Subang Gelar PKD (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Subang Gelar PKD

Menurut Ketua Pelaksana, Saeful Imron memaparkan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut, bahwa sesungguhnya rangkaian acara tersebut akan dilaksanakan selama empat hari. 

“Kegiatan ini akan dilaksanakan selama empat hari yakni sampai hari Ahad, 03 Maret. Kendati demikian, kami akan siap terus mengawal sampai acara selesai,” papar Imron.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum PC PMII Kabupaten Subang, Ade Mahmudin bahwa disamping merupakan program tahunan, kegiatan ini lebih diarahkan kepada proses pembentukan jati diri dan karakter sebagai seorang kader yang militan dan progresif.

“Kegiatan ini diarahkan lebih kepada bagaimana pembentukan kualitas seorang kader PMII yang benar-benar mampu menginternalisasikan nilai-nilai yang akan ditanamkan dalam diri seorang kader untuk melakukan transformasi perubahan,” kata Ade.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab, red), H Anang Jauharudin. Menurut Anang, peran PMII sejak didirikannya sampai sekarang harus benar-benar membuktikan sebagai ujung tombak perubahan.

“Dilihat dari kata Pergerakan saja, itu sebenarnya harus benar-benar dibuktikan secara nyata. bahwa peran PMII memang sangat diharapkan untuk perubahan di negeri ini. untuk itu, kami harap kader-kader PMII yang sudah digembleng selama pelaksanaan PKD ini harus siap dengan kondisi yang ada. terutama untuk mengawali perubahan,” tegas Kepala Dinas Kelautan Perikanan Dan Kelautan Kabupaten Subang ini.

Selain dihadiri oleh jajaran Mabincab, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua PC GP Ansor Subang, Asep Alamsyah Heridinata, Departemen Kaderisasi Nasional Pengurus Besar (PB) PMII, Chepy Aprianto, Camat Pusakajaya, dan Katib Syuriyah PCNU Subang, KH Agus Salim yang juga sebagai Pengasuh Pesantren Al-Istiqomah, Pusakajaya.

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Pahlawan, Halaqoh, Ulama Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Jumat, 03 Maret 2017

Peringati Harlah, PMII Jogja Diskusikan Bonus Demografi

Yogyakarta, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Dalam rangka pelantikan pengurus cabang masa khidmat 2014-2015 dan peringatan hari lahir atau Harlah ke-54, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan Studium General tentang optimalisasi Bonus Demografi, di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga, Rabu (16/4).

Dalam acara tersebut hadir Anggota DPR RI Akhmad Muqowwam (Mantan Ketua Pansus RUU Desa), Eman Hermawan (Mantan Ketua PC PMII D.I.Yogyakarta), Addin Jauharuddin (Ketua umum PB PMII) dan Taufan E Nugroho (Ketua umum DPP KNPI) sebagai pembicara. Dalam rangkaian acara tersebut, Miftakul Azis menyampaikan Orasi Ilmiah Visi baru PMII. Acara tersebut juga dihadiri oleh alumni-alumni PC PMII D.I Yogyakarta, organisasi kepemudaan dan para kader PMII D.I.Yogyakarta.

Peringati Harlah, PMII Jogja Diskusikan Bonus Demografi (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Harlah, PMII Jogja Diskusikan Bonus Demografi (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Harlah, PMII Jogja Diskusikan Bonus Demografi

Studium General yang mengambil tema “Peran PMII dalam Optimalisasi Bonus Demografi di Indonesia” ini didasari atas pentingnya posisi Indonesia di masa yang akan datang seiring dengan naiknya angka usia produktif (bonus demografi) di Indonesia.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Berdasarkan hasil kajian ekonomi, baik yang dibuat oleh pemerintah maupun lembaga internasional seperti World Bank, IMF, McKinsey dan Boston Consulting Group mengatakan bahwa Indonesia mempunyai prospek ekonomi yang cerah di masa mendatang dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata pertahun mencapai 6-7%. Sehingga pada tahun 2025 Indonesia diperkirakan masuk menjadi 7 negara terbesar di dunia.

"PMII sebagai organisasi kepemudaan harus mengambil posisioning yang jelas dalam mengoptimalkan mesin kaderisasinya untuk mengambil benefit dan manfaat positif dari bonus demografi. Untuk itu PMII harus memiliki visi yang jelas dalam mempersiapkan dan meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki agar tidak terjebak pada Bencana Demografi,”, ujar Miftakul Azis dalam orasi ilmiah Visi Baru PMII.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

PMII harus berperan aktif untuk terwujudnya pasar yang lebih adil agar tercipta ketertiban dunia sebagaiman diamanatkan UUD 45 dengan mendorong dan mengawal agar negara ini berperan dan berfungsi sebagaimana mestinya dengan berani mengambil kebijakan yang diarahkan kepada kesejahteraan rakyat, berdaulat dan terhindar dari kerusakan.

“Sebagaimana prinsip bernegara kita Tashorruful imam ‘ala al-ra’iyyah manutun bil maslaha (kebijakan pemerintah atas rakyatnya berdasarkan maslahah bersama),” ujar Miftakul Azis terkait pasar bebas dan kerjasama ekonomi internasional.

Ketua Cabang PMII D.I. Yogyakarta, Zainuddin menyampaikan apresiasi dan kebanggan atas terselenggaranya pelantikan PC PMII cabang D.I. Yogyakarta. Dalam sambutannya, Ketua Cabang PMII D.I.Y. juga menegaskan Rekomendasi kepada Sahabat Miftakul Azis sebagai satu-satunya kandidat Ketua Umum PB PMII dari cabang D.I. Yogyakarta pada Kongres PMII yang akan datang. (Billy Aries/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Jadwal Kajian Pondok Pesantren An-Nur Slawi

MWCNU Bandar Surabaya Lampung Tengah Miliki Gedung Baru

Lampung Tengah, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) Bandar Surabaya, Kebupaten Lampung Tengah, Lampung, memiliki gedung baru sebagai kantor dan sarana penunjang operasional kerja organisasi.

Gedung yang terletak di Desa Surabaya Ilir, Kecamatan Bandar Surabaya, ini telah diresmikan dengan disaksikan kurang lebih 600-an warga NU se-Kecamatan Bandar Surabaya, pada akhir pekan lalu.

MWCNU Bandar Surabaya Lampung Tengah Miliki Gedung Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
MWCNU Bandar Surabaya Lampung Tengah Miliki Gedung Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

MWCNU Bandar Surabaya Lampung Tengah Miliki Gedung Baru

Ketua PCNU Lampung Tengah Kiai A Jailani MS menyambut gembira adanya gedung baru MWCNU Bandar Surabaya. Menurutnya, ini memberi tanda bahwa panji-panji NU dan ruh NU hidup di seluruh pelosok-pelosok desa se-Lampung Tengah, mengingat kabupaten ini adalah yang paling luas di Provinsi Lampung, yaitu sebanyak 28 kecamatan dan Bandar Surabaya adalah kecamatan paling ujung timur Lampung Tengah.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

“Harapan saya gedung kebanggaan warga nahdlyyin di kecamatan Bandar Surabaya ini adalah sebagai ruh dan gedung ini dapat dimaksimalkan sebaik-baiknya dan sebanyak mungkin oleh keluarga besar NU, baik Muslimat, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU dan lain-lain,” ujarnya saat peresmian, Ahad (11/10).

Di sela-sela peresmian gedung MWCNU Bandar Surabaya juga dilaksanakan pelantikan jajaran pengurus PAC GP Ansor Bandar Surabaya masa khidmat 2015-2018 yang diketuai sahabat Nur Kholis dengan sekretaris, Apriadi.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Joko Utomo, selaku aktivis muda NU Lampung Tengah yang juga mantan Sekretaris PC IPNU Lampung Tengah mengaku bangga sekaligus berharap gedung MWC NU ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif untuk mensyiarkan dakwah NU, sekaligus sebagai pusat penyebaran Islam yang Rahmatan Lil Alamin bagi lingkungan masyarakat se kecamatan Bandar Surabaya khususnya dan kabupaten Lampung Tengah pada umumnya.

Hadir dalam peresmian gedung MWC NU Bandar Surabaya antara lain; KH. Daroini Ali, S.H.I (Pengasuh Pesantren Sabilun Najah Seputih Raman), jajaran pengurus PCNU Lampung Tengah, jajaran pengurus MWCNU Bandar Surabaya, kiai-kiai pengasuh pesantren, kiai-kiai langgar/musholla, perangkat kecamatan, Polsek, perangkat kampung, Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, Banser, dan lain-lain. (Akhmad Syarief Kurniawan/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Lomba, Nahdlatul Pondok Pesantren An-Nur Slawi