Jumat, 16 Oktober 2015

Alissa Wahid: KMNU Harus Lanjutkan Perjuangan Para Ulama

Yogyakarta, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Saat ini bangsa Indonesia butuh kebangkitan mahasiswa, karena dunia ini berubah terus dan semakin lama semakin cepat berubahnya. Dunia saat ini sudah menjadi desa global (global village), apa yang terjadi di sudut dunia, kita tahu. Pertukaran kultur mudah terjadi sehingga terjadi tarik-menarik ? tentang siapa yang dipengaruhi dan siapa yang mempengaruhi. Oleh karen itu, KMNU harus melanjutkan perjuangan yang telah dibangun oleh para ulama.

Demikian dikatakan Alissa Wahid dalam Musyawarah Nasional (Munas) Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) se-Indonesia yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta, Jum’at, (23/1).?

Alissa Wahid: KMNU Harus Lanjutkan Perjuangan Para Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)
Alissa Wahid: KMNU Harus Lanjutkan Perjuangan Para Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)

Alissa Wahid: KMNU Harus Lanjutkan Perjuangan Para Ulama

Dalam kesempatan tersebut Alissa mengatakan, saat ini banyak gerakan ‘Islam anyaran’ yang mempengaruhi gerakan Islam di Indonesia. Islam anyaran, ucap Alissa mengutip kata-kata Gus Mus, adalah kelompok Islam yang tidak ikut berinfestasi membentuk Negara Indonesia.?

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

“Islam anyaran ini berbeda dengan NU yang sudah terlibat dalam perjuangan bangsa selama ini,” tutur Alissa.?

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Alissa melanjutkan, dari dulu ulama NU bersentuhan dengan masyarakat bawah, tidak berdiri di menara gading. Cara seperti, tambah putri sulung Gus Dur ini, merupakan warisan terbesar dari Walisongo. Hasilnya, lanjut Alissa, jumlah umat Islam di Indonesia saat ini lebih banyak daripada jumlah seluruh umat Islam di Timur Tengah.?

“Hal ini karena pendekatan yang dilakukan ulama adalah pendekatan kultural,” terangnya.

Menurutnya, ulama juga menentukan status negara Indonesia sebagai dar al-salam (negara damai), mengingat kondisi Negara ini beragam. Kalau bicara Indonesia, urai Alissa, maka disana ada ras melayu dan lain-lain. “Ndak ada yang tunggal dan kondisi inilah yang disikapi ulama dengan memberi status dar al-salam,” ujar Kakak dari Yenny, Inayah dan Anita Wahid ini.

Seminar dengan tema ‘Sinergi Mahasiswa Nahdlatul Ulama Melalui Nilai Spiritual dan Intelektual Mewujudkan Islam Yang Rahmatan Lil Alamin’ ini merupakan salah satu rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) KMNU yang dilaksanakan selama tiga hari, Jum’at-Ahad, (23-25/1). (Anas/Fathoni) ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi AlaSantri, Syariah, Ubudiyah Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Rabu, 07 Oktober 2015

Segenap Warga NTT Blokir Kemungkinan Migrasi Anggota ISIS

Kupang, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Kabid Humas Polda NTT AKBP Okto G Riwu meminta warga NTT untuk berjaga dari kemungkinan masuknya anggota organisasi terlarang ISIS ke wilayah Nusa Tenggara Timur. Polda NTT siap menindaklanjuti laporan pemuka agama, aktivis pemuda, unsur mahasiswa, perangkat desa hingga RT perihal gerakan mencurigakan di daerah masing-masing.

“Polda NTT dan Polres Kupang berharap masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat bersama-sama membantu mengatasi perkembangan organisasi ini. Jika ditemukan wadah ini berada di NTT, segera laporkan ke pihak keamanan setempat agar bisa diantisipasi,” kata Okto G Riwu kepada Pondok Pesantren An-Nur Slawi di Kupang, Rabu (6/8).

Segenap Warga NTT Blokir Kemungkinan Migrasi Anggota ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)
Segenap Warga NTT Blokir Kemungkinan Migrasi Anggota ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)

Segenap Warga NTT Blokir Kemungkinan Migrasi Anggota ISIS

Tokoh agama Islam dan ormas Islam, menurut Okto, dapat memperingatkan masyarakat melalui khutbah Jumat dan komunitasnya. Peringatan ini dimaksudkan untuk mengantisipasi dan menangkal berkembangnya pengikut ISIS.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Presiden dan Kapolri sudah menyatakan ISIS sebagai paham terlarang. Karenanya, siapa saja yang mengikuti paham ini dinyatakan salah. Isis merupakan bagian organisasi terlarang dan radikal. “Jangan sampai masyarakat terpropaganda dengan aliran sesat seperti itu. Paham ? ekstrem ISIS mengajarkan bahwa orang yang berbeda dengan pemikiran ISIS itu adalah musuh.”

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sementara Satuan Polres Kupang Kota tengah melakukan upaya-upaya pencegahan. Mereka malkukan pemantauan di setiap gerbang masuk dan gerbang keluar. Sejumlah pemantauan ditempatkan di pelabuhan maupun di bandara Eltari Kupang.

Ketua RT 26 RW 7 kelurahan Kayu Putih Mahmud Yunus mengimbau rekan-rekan ketua RT lainnya di Kota Kupang agar tetap memantau para pendatang baru. “Setiap RT perlu mengetahui persis pendatang baru agar ruang gerak berikut aktivitas mereka bisa terpantau,” tegas Yunus. (Ajhar Jowe/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Lomba Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Selasa, 06 Oktober 2015

Ansor Subang Adakan Maulid Nabi

Subang, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Umat Islam diminta jangan mudah terprovokasi. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kab. Subang, K Muhammad Taufiq yang juga menjadi tuan rumah peringatan Maulid Nabi di Pesantren Miftahul Ulum Al-Musri, Tanjungsiang, Ahad (17/02/2013) pukul 13.00.

Ansor Subang Adakan Maulid Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Subang Adakan Maulid Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Subang Adakan Maulid Nabi

Menurut Taufiq, di saat memasuki bulan Rabiul Awal dimana Nabi Muhammad Saw dilahirkan, banyak umat Islam memperingatinya dengan menggelar acara maulidan sebagai bentuk kecintaannya kepada Sang pembawa Rahmat tersebut. Namun tidak sedikit umat Islam yang tidak begitu suka dengan acara maulidan, karena dianggapnya bidah.

"Hati-hati, sekarang ini banyak ummat Islam yang ngaku cinta kepada Nabi, tapi malah menganggapnya bidah. Kita jangan mudah terprovokasi. Biarkan saja mereka mau bilang apa. Yang penting kita tetap yakin bahwa Maulid Nabi merupakan amalan yang baik," tegas Pengasuh Pesantren Miftahul Ulum Al-Musri tersebut.

Masih menurutnya, tujuan lain diadakannya Maulid Nabi sebagai akses dimana ukhuwah islamiyah dipererat.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

“Dengan acara ini diharapkan menjadi akses mempererat jalinan silaturrahmi sesama ummat Islam. Jadi jika memang itu baik, kenapa juga masih dianggap salah," lanjutnya.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sementara Ketua GP Ansor Subang Asep Alamsyah memaparkan bahwa ini adalah sebagai bukti penegasan eksistensi GP Ansor hari ini dalam mengawal Islam menuju Rahmatan lil Alamin.

"GP Ansor hari ini membuktikan eksistensinya dan kesolidan pengurus-pengurusnya, bahwa bukan hanya di Subang pantura saja kita lakukan gerakan, tapi di wilayah Subang selatan pun harus lebih progresif lagi dalam mengawal Islam Ahlussunnah wal jamaah," pungkasnya.

Selain dihadiri oleh ribuan Nahdliyien, acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Subang H Kusdinar, Camat Tanjungsiang, ratusan kader GP Ansor dan Barisan Ansor Serba Guna (Banser) KecamatanTanjungsiang. Acara diisi oleh dua dai kondang, yakni KH Entang Mustafa dari Garut, dan KH Subhan Baihaqi yang juga sebagai Pimpinan Majlis Shalawat dan Dzikir Nurul Jadid Radar Cirebon Televisi.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Ade Mahmudien

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Amalan, Pesantren Pondok Pesantren An-Nur Slawi