Kamis, 30 Januari 2014

LDNU Pati Songsong Tahun Baru dengan Pengajian Wayang Kulit

Pati, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Dalam Rangka Menyongsong Pergantian Malam Tahun Baru 2013 M atau 1434 H Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pati bekerjasama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI Pati) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU Pati) mengadakan pagelaran Ngaji Wayang Kulit dengan tema “Jayalah Bangsaku”.

LDNU Pati Songsong Tahun Baru dengan Pengajian Wayang Kulit (Sumber Gambar : Nu Online)
LDNU Pati Songsong Tahun Baru dengan Pengajian Wayang Kulit (Sumber Gambar : Nu Online)

LDNU Pati Songsong Tahun Baru dengan Pengajian Wayang Kulit

Kegiatan digelar pada Sabtu (29/12/12) lalu, dimulai pada pukul 19.30 di kantor Dewan Kesenian Kabupaten (DKP) Pati, dekat stadion Joyokusumo Pati jl. Tlogowungu Km. 5.

Kali ini pengurus LDNU, KNPI dan IPNU Kabupaten Pati ingin memberikan refleksi kepada masyarakat untuk selalu memperbaharui laku baik menjadi lebih baik dan mencintai ragam seni kehidupan baik seni, budaya, ilmu pengetahuan dan tekhnologi.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

“Dalam rangka tahun baru paling tidak kita harus memperbaharui perbuatan kita yang semula kurang baik harus menjadi lebih baik, sekaligus menyadari dan mencintai ragam kehidupan baik seni, budaya, ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Jadi dalam acara ini ada seni dan dakwah di sini, ada wayangan, dan pengajian. Sehingga dengan adanya ragam yang dikolaborasikan tersebut akan membuka wawasan masyarakat bahwa segala macam aspek kehidupan itu penting untuk kehidupan kita ke depan,” tutur Sa’dullah, Ketua LDNU dan KNPI Kabupaten Pati.

Dalam acara malam itu juga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang hadir, siapapun untuk menyampaikan uneg-uneg, gagasan, ide, pemikiran-pemikiran, atau keluh-kesahnya paling tidak 7 (tujuh) menit, baca puisi, atau merefleksikan apapun yang ingin disampaikan.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Rentetan acara sudah dimulai pada hari Kamis (27/12) dengan pagelaran lomba pidato tiga bahasa, yakni bahasa Inggris, Arab dan Jawa yang diperuntukkan untuk umum, maksimal usia 28 (dua puluh delapan tahun). Dan pagelaran lomba tiga bahasa ini diikuti oleh 27 peserta yang terseleksi dari kalangan santri, pelajar dan mahasiswa. Pagelaran lomba dilaksanakan di gedung NU Kabupaten Pati yang dimulai pukul delapan sampai dengan pukul satu siang.

“Selain menyambut tahun baru, acara lomba ini dilakukan guna menggali potensi masyarakat Kabupaten Pati, baik pelajar, santri dan mahasiswa untuk membangun dan menumbuhkembangkan semangat berpidato tiga bahasa,’ tutur Muhammad Mubarok, Ketua IPNU Kabupaten Pati.

“Kita ingin memberikan motivasi pada kader-kader penerus atau para pemuda/pelajar biar semangat belajar tekhnologi dan bahasa. Menguasai bahasa maka akan menguasai dunia,” tambah Sa’dullah.

Adapun penyerahan hadiah dilaksanakan bersamaan dengan Pagelaran Ngaji Wayang Kulit. Sa’dullah juga menyampaikan bahwa dalam setiap kegiatan, IPNU, LDNU dan KNPI Kabupaten Pati selalu bekerjasama dan selalu berdampingan. Misal seperti mengadakan renungan di malam kemerdekaan, 17 Agustus dan Sumpah Pemuda guna merefleksikan dan merenungi anugerah kemerdekaan yang telah diberikan Allah SWT.

“Pada pergantian malam tahun baru kita mengadakan renungan dan do’a istighatsah, setelah Isya’ untuk mendo’akan bangsa ini supaya orang yang memegang peran penting di negara ini menjadi sadar, lebih baik dan bangsa ini lebih makmur,” tambah Sa’dullah.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Muhamad Zakka

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Pemurnian Aqidah Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Minggu, 19 Januari 2014

120 Pelajar Ikuti Sanlat IPNU-IPPNU Sorong

Sorong, Pondok Pesantren An-Nur Slawi 

Sekitar 120 pelajar mengikuti pesantren kilat yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan (IPNU) dan PC Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sorong, Papua Barat pada Senin-Rabu (22-24/8). 

Kontributor Pondok Pesantren An-Nur Slawi di Sorong Zaenal Arifin mengabarkan, peserta tersebut adalah siswa-siswi MTs Al Maarif 1 Aimas beserta santriwan-santriwati Pondok Pesantren Minhajuth Tholibin. Pesantren tersebut sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. 

120 Pelajar Ikuti Sanlat IPNU-IPPNU Sorong (Sumber Gambar : Nu Online)
120 Pelajar Ikuti Sanlat IPNU-IPPNU Sorong (Sumber Gambar : Nu Online)

120 Pelajar Ikuti Sanlat IPNU-IPPNU Sorong

Dalam kegiatan tersebut diharapkan peserta lebih mengenal dan mencintai agamanya, sekaligus penanaman faham Ahlussunnah wal-Jamaah sejak dini bagi mereka.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi



Redaktur: Abdullah Alawi 

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Olahraga, Doa, Tokoh Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Pergunu Jabar Imbau Guru Kenalkan Sejarah dengan Menarik

Tasikmalaya, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Wakil Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Barat Saepuloh mengimbau guru-guru NU, terutama guru sejarah, harus bisa menyampaikan pelajaran dengan menarik serta bisa memahamkan peserta didik bahwa sejarah itu penting dalam konteks kekinian.

Menurut Saepuloh menarik di sini bisa dengan berbagai cara, misalnya mempelajari sejarah tidak melulu melalui teks, tapi film. Bisa juga anak-anak diajak turun langsung ke tempat-tempat bersejarah. “Bisa juga anak-anak itu belajar sejarah dengan mempraktikan sendiri dalam seni peran seperti teater supaya bisa lebih mengen,” terangnya.

Pergunu Jabar Imbau Guru Kenalkan Sejarah dengan Menarik (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Jabar Imbau Guru Kenalkan Sejarah dengan Menarik (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Jabar Imbau Guru Kenalkan Sejarah dengan Menarik

?

Saepuloh juga mengimbau guru NU untuk mengajarkan sejarah lokal dimana mereka tinggal supaya tidak terasing di tempat tinggalnya sendiri. “Ajarkanlah sejarah supaya anak tahu perjuangan leluhurnya,” katanya melalui pers rilis selepas menghadiri Seminar Sejarah; Sejarah Kota Tasikmalaya: Pertumbuhan dan Perkembangan Kota di Priangan Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Tasikmalaya, Hotel Harmoni pada Sabtu, (18/10). ?

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Jangan sampai, lanjut dia, orang yang lebih tahu sejarah kita justru orang lain. Jika itu terjadi bisa saja mereka melakukan penyelewengan sehingga merugikan pihak yang ditulis.

Pada seminar yang diselenggarakan Pergunu Jawa Barat bekerja sama dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya Bandung Kemendikbud RI dan Pemerintah Kota Tasikmalaya tersebut, hadir, Kepala BPNB Bandung Drs. Toto Sucipto, Wakil Ketua Pergunu Jawa Barat H. Saepuloh, M.Pd., dan Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda, dan Olah Raga Drs. Undang Hendiana, M.Pd.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sementara narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Prof. Dr. Sobana Hardjasaputra, MA., Muhajir Salam, S.S., Dr. Agus Mulyana, M.Hum., Dr. Didin Wahidin, M.Pd. (Ketua ISNU Jawa Barat), Drs. Heru Erwanto, dan Rahmat Mahmuda., SH., M.M.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Drs. Undang Hendiana, M.Si., menyambut baik kegiatan tersebut yang bertujuan untuk menggali dan memahami perkembangan kota Tasikmalaya, “Semoga kegiatan ini ada out put yang baik bagi kota Tasikmalaya,” katanya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 45 guru sejarah dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), 45 orang budayawan, serta 10 orang dari dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda,? dan Olah Raga Pemkot Tasikmalaya. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Makam Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Senin, 13 Januari 2014

IPNU-IPPNU 2012-2015 Dilantik

Jakarta, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Jajaran pengurus Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) masa khidmat 2012-2015 akan dilantik malam ini di Auditorium Langen Palikrama Kantor Pegadaian, Jalan Kramat Raya Nomor 162, Jakarta Pusat, Senin (18/3) malam.



IPNU-IPPNU 2012-2015 Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU 2012-2015 Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU 2012-2015 Dilantik

“Pengurus PP IPPNU-PP IPNU akan dilantik langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj,” kata Wildatus Sururoh Sekretaris Umum PP IPPNU kepada Pondok Pesantren An-Nur Slawi, Senin (18/3) petang.

Pelantikan rencananya akan dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PBNU Asad Said Ali, Menag Surya Dharma Ali, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faisal Zaini, Menakertrans Muhaimin Iskandar, dan Menperra Djan Faridz, ungkap Wildatus Sururoh.

Sebagaimana diwartakan, Kongres IPNU-IPPNU di Palembang, Sumatera Selatan, Desember 2012 lalu, memilih Khairul Anam HS sebagai Ketua Pimpinan Pusat IPNU dan Farida Farichah sebagai Ketua Pimpinan Pusat IPPU. Penentuan ketua baru sekaligus mengubah struktur pimpinan pusat di bawahnya.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sementara jajaran pengurus PP IPPNU seperti Sekretaris Umum PP IPPNU Wildatus Sururoh, dan Bendahara Umum PP IPPNU Maulida, didasarkan pada hasil rapat tim formatur, Jum‘at (14/12) 2012, kata Wildatus Sururoh.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Hikmah, Fragmen Pondok Pesantren An-Nur Slawi