Rabu, 30 Oktober 2013

Awal Tahun, Belasan Ribu Banser Apel di Surabaya

Solo, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Gerakan Pemuda Ansor akan menggelar Apel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Awal Tahun di Surabaya. GP Ansor menurunkan sedikitnya 15-17 ribu anggota Banser dari Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam acara Apel Awal Tahun 2014.

Rencana itu dibahas PW GP Ansor Jateng yang dihadiri cabang GP Ansor se-Jateng di Kudus, Rabu (25/12).

Awal Tahun, Belasan Ribu Banser Apel di Surabaya (Sumber Gambar : Nu Online)
Awal Tahun, Belasan Ribu Banser Apel di Surabaya (Sumber Gambar : Nu Online)

Awal Tahun, Belasan Ribu Banser Apel di Surabaya

Ketua GP Ansor Solo M Anwar yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan, acara apel Banser itu rencananya jatuh pada “Tanggal 4 Januari di Surabaya.”

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Selain rencana apel di Surabaya, pertemuan di Kudus itu juga membahas kewajiban untuk menyelenggarakan Diklatsar (Pendidikan dan Latihan Dasar) di tiap jenjang kepengurusan di Ansor, tambah Anwar.

“Bahkan Diklatsar ini menjadi syarat untuk mendapatkan SK selain syarat penyelenggaraan sebuah konferensi,” jelas Anwar, Kamis (26/12).

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Untuk penyelenggaraan konferwil, pengurus GP Ansor harus melaksanakan minimal 4 kali Diklatsar. Hal ini dilakukan untuk memacu para pengurus agar lebih giat membangun kapasitas kader selain menggiatkan pengaderan, pungkas Anwar. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Tegal Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Selasa, 29 Oktober 2013

PW Fatayat NU DIY Gelar Konferwil ke-XI

Yogyakarta, Pondok Pesantren An-Nur Slawi



Setelah pada Ahad (19/2), PW GP Ansor NU DIY menyelenggarakan Konferwil ke-XV, kini giliran PW Fatayat NU DIY yang menggelar Konferwil ke-XI di Pondok Pesantren Aji Al-Muhsin Krapyak. Tema yang diusung pada Konferwil kali ini adalah Perempuan Sehat dan Berdaulat Menuju Indonesia yang Beradab.?

PW Fatayat NU DIY Gelar Konferwil ke-XI (Sumber Gambar : Nu Online)
PW Fatayat NU DIY Gelar Konferwil ke-XI (Sumber Gambar : Nu Online)

PW Fatayat NU DIY Gelar Konferwil ke-XI

Beberapa tamu undangan yang hadir di antaranya adalah Wakil Rais Syuriyah KH Zuhdi Muhdlor, Wakil Ketua PWNU Fahmi Akbar Idris, PP. Fatayat NU, Wakil Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih, anggota DPR RI Agus Sulistiyono, Anggota DPD RI Hafidz Asram, perwakilan wakil Gubernur DIY, TNI, Polri dan beberapa organisasi perempuan yang ada di DIY.?

Ketua PW Fatayat NU DIY, Isti Yusrianah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa selama lima tahun kepemimpinan, PW Fatayat NU sudah berusaha semaksimal mungkin melaksanakan amanah konferensi lima tahun yang lalu.?

“Tapi karena garapan PW Fatayat sangat banyak, kami memilih skala prioritas. Ada tiga garapan yang selama ini menjadi program unggulan, yakni program keuangan keluarga, pemberdayaan ekonomi dan kesehatan reproduksi di kalangan remaja,” tegas Isti di hadapan para peserta.?

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Pada kesempatan tersebut, Isti juga menyampaikan banyak terima kasih kepada para suami yang telah mengizinkan istri-istrinya untuk berkhidmat di Fatayat NU DIY.?

“Tanpa dukungan, semangat dan motivasi para suami serta orang tua, mustahil para sahabat ini bisa maksimal dalam berhidmah di Fatayat NU,” tambah Isti.?

Setelah ini, lanjut Isti saya minta pamit dari Fatayat NU DIY. Sudah 27 tahun saya mengabdi di Fatayat. Kini saya akan ganti berkhidmah di Muslimat NU DIY.?

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sementara itu, Wakil Ketua PWNU DIY Fahmi Akbar Idri dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada para ? pengurus PW Fatayat NU DIY.

“PWNU DIY sangat bangga dan menghargai kerja keras PW Fatayat NU DIY yang telah menjalankan tugas konstitusional organisasi dengan menjalankan Konferwil ke-XI,” ujar Fahmi.?

Fahmi berpesan kepada PW Fatayat NU yang terpilih nanti agar mampu meneruskan program-program baik yang telah digagas oleh pengurus sebelumnya.?

“Jangan lupa juga, pengurus ke depan harus bisa menggarap kaderisasi. Biar bisa mengimbangi GP Ansor yang gencar melaksanakan kaderisasi. Biar tertata dan terstruktur dengan baik,” tandasnya.?

Pada perhelatan Konferwil ke-XI tersebut, diramaikan juga dengan parade shalawat yang diikuti oleh pesantren-pesantren se-DIY. Juga digelar seminar tentang kesehatan reproduksi. (Nur Rokhim/Mukafi Niam)?



Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Pemurnian Aqidah, PonPes, Anti Hoax Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Jumat, 04 Oktober 2013

UIJ Beri Perhatian Khusus bagi Penghafal Al-Quran

Jember, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Universitas Islam Jember (UIJ) terus berpartisipasi dalam melahirkan orang-orang terdidik di jagat nusantara ini. Hal ini bisa dilihat misalnya dari wisuda yang digelar perguruan tinggi milik NU Cabang Jember tersebut di hotel Bandung Permai, Sabtu (18/2).

Ada ada sekitar 350 mahasiswa diwisuda dalam rapat terbuka Senat UIJ tersebut. Mereka berasal dari Fakultas? Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian dan Fakultas Hukum. Dari jumlah tersebut, peserta wisuda terbanyak berasal dari? FKIP dan FAI, yang masing-masing menyumbang? lebih dari 100 mahasiswa.

Menurut? ketua panitia wisuda, Akhmadi, wisuda kali? ini memang dibatasi karena beberapa pertimbangan.? “Peserta wisuda dibatasi karena? disesuaikan dengan kenyamanan fasilitas,” tukasnya kepada Pondok Pesantren An-Nur Slawi.

UIJ Beri Perhatian Khusus bagi Penghafal Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)
UIJ Beri Perhatian Khusus bagi Penghafal Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)

UIJ Beri Perhatian Khusus bagi Penghafal Al-Quran

Yang menarik, di wisuda ini? terdapat 17 wisudawan yang hafal Al-Quran 30 juz. Mereka adalah mahasiswa Prodi Komunikasi, FISIP. Mereka dinyatakan lulus dengan indeks prestasi (IP)? rata-rata di atas tiga koma. UIJ sendiri tidak mempunyai lembaga sayap? yang menggodok? mahasiswa peminat hafalan Al-Quran, namun itu hasil kerjasama antara UIJ dengan sebuah lembaga hafalan Al-Quran di Kabupaten Jember.

“Ini merupakan komitmen kami untuk terus mendorong lahirnya orang-orang terdidik yang hafal Al-Quran,” ujar Rektor UIJ H. Abdul Hadi.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Sejak beberapa tahun lalu, UIJ memberi perhatian khusus kepada calon mahasiswa penghafal Al-Quran. Mereka yang hafal Al-Quran minimal 5 juz, bisa kuliah di UIJ dengan beasiswa terbatas, yaitu membayar separuh dari biaya normal. Program tersebut diutamakan bagi anak-anak tokoh NU atau lulusan sekolah yang berafiliasi ke NU.

“Itu sebagai penghargaan kami kepada anak-anak muda yang hafal Quran sekaligus untuk merangsang kader-kader NU hafal Quran,” jelasnya. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Habib, Pondok Pesantren, Olahraga Pondok Pesantren An-Nur Slawi