Senin, 15 Januari 2018

Penerima Beasiswa Diingatkan Kontribusinya pada PBNU

Rabat, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Kedatangan kader-kader NU ke Maroko angkatan ketiga mendapatkan sambutan hangat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI Rabat. Mereka bertemu dengan Duta Besar Republik Indoneaia untuk Kerajaan Maroko H. Tosari Widjaja di KBRI Rabat, Jum’at (10/10).?

Penerima Beasiswa Diingatkan Kontribusinya pada PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Penerima Beasiswa Diingatkan Kontribusinya pada PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Penerima Beasiswa Diingatkan Kontribusinya pada PBNU

Dubes dalam pertemuan tersebut salah satunya mengingatkan, para penerima beasiswa tersebut harus bisa memberikan kontribusi nyata kepada PBNU yang telah mengirim mereka menuju negeri Maroko.?

Pertemuan itu didampingi oleh Pensosbud KBRI Rabat Muhammad Hartantyo, ketua Tanfidziyah PCINU Maroko, Kusnadi dan ketua PPI Maroko, Afif Husen. Pada kesempatan itu Tosari Widjaja mengingatkan bahwa tujuan mereka ke Maroko bukan hanya sekedar belajar ditempat yang jauh dari rumah tapi kedatangannya membawa amanah yang sangat besar. Mereka harus belajar bersungguh-sungguh sehingga bisa selesai tepat waktu dan ketika pulang nanti bisa mengabdikan ilmunya ditengah masyarakat.?

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Mengingat masyarakat Maroko mayoritas berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dan Perancis hal ini sangat membantu memperlancar bahasa Arab dan Perancis.?

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

"Oleh karena itu usahakan tinggal dengan orang Maroko dan perbanyak teman dari negara-negara lain supaya bisa menguasai bahasa asing dengan mudah," ujarnya.

Usai bertemu dengan Dubes RI mereka langsung mengikuti orientasi mahasiswa/i baru yang diadakan oleh PCINU Maroko. (red: mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Lomba, AlaNu, Kajian Islam Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar