Selain aktivis Baanar, peserta pelatihan tersebut juga berasal dari Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Pamekasan. Mereka menerima materi pencegahan, penanggulangan, dan penindakan atas peredaran narkoba dari BNl Provinsi Jawa Timur.
| Baanar Pamekasan Ikuti Pelatihan Satgas Antinarkoba (Sumber Gambar : Nu Online) |
Baanar Pamekasan Ikuti Pelatihan Satgas Antinarkoba
Kepala Baanar Kabupaten Pamekasan Ra Hasam Almandury menegaskan, pihaknya berhasil memasukkan sepuluh aktivis Baanar sebagai peserta berkat teken kontrak dengan BNK Pamekasan yang sudah dilakukan beberapa bulan lalu. Pasalnya, peserta pelatihan tersebut tidak sembarang orang."Baanar Kabupaten Pamekasan mengutus kader-kader Ansor pilihan yang nanti bergerak dalam menyikapi persoalan narkoba. Masalah narkoba kian akut di Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan," paparnya.
Karena itu, pihaknya menekankan kepada aktivis Baanar yang jadi peserta untuk betul-betul serius mengikuti pelatihan. Usai pelatihan, diharapkan ilmu yang telah didapatkan dapat disalurkan pada para aktivis Baanar di 13 kabupaten yang ada di Pamekasan.
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Pelatihan Satgas P4GN berlangsung dua hari sampai Selasa (20/12) siang. Di hari pertama, para peserta tampak tidak melewatkan setiap materi yang diberikan BNK Jawa Timur. Mereka berkomitmen untuk ikut materi sampai tuntas hingga penutupan. (Hairul Anam/Fathoni)Dari Nu Online: nu.or.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar