| Myanmar Bantah PBB soal Tuduhan Pemusnahan Etnis (Sumber Gambar : Nu Online) |
Myanmar Bantah PBB soal Tuduhan Pemusnahan Etnis
Dalam sidang yang membahas? tentang masalah Rakhine itu, Thaung Tun menyebut tuduhan tersebut subjektif dan emosional."Kami menyadari, ada situasi serius yang perlu ditangani, namun kami juga harus menyadari bahwa kekerasan baru-baru ini dipicu oleh serangan yang dilakukan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA)," kata Thaung Tun, seperti dikutip kantor berita Xinhua.
Thaung Tun menyebut militan ARSA yang melancarkan serangan ke pos-pos keamanan Myanmar sebagai teroris. Serangan mematikan ARSA saat itu memicu serangan balasan dari militer Myanmar yang mengakibatkan eksodus ratusan ribu Muslim Rohingya ke negara tetangga, Bangladesh.
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
"Pemerintah Myanmar akan bekerja untuk memastikan bahwa perang melawan teroris tidak akan mengalihkan perhatian kita dari komitmen kita untuk membawa perdamaian, stabilitas dan pembangunan di Negara Bagian Rakhine," katanya.Sementara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam keras krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya. Ia juga menuntut pemerintah Myanmar untuk menghentikan operasi militer
PBB menilai kekerasan mengerikan telah berlangsung di Myamnmar, antara lain dengan adanya kasus penembakan secara serampangan, serta penggunaan ranjau darat dan kekerasan seksual terhadap warga sipil. Di mata PBB, tindakan tersebut adalah pelanggaran HAM berat.
"Ini tak bisa diterima dan harus segera berakhir," tambah Guterres, Kamis, sebagaimana dilaporkan AFP, Jumat (29/9). (Red: Mahbib)
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Dari Nu Online: nu.or.idPondok Pesantren An-Nur Slawi Hikmah Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar