| Ulama Dunia Doakan Indonesia Lebih Baik (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ulama Dunia Doakan Indonesia Lebih Baik
Tampil memimpin doa pada acara tersebut Prof Dr Wahbah Az-Zuhaily (syria) Syaikh Mahdi As-Sumaidai (Irak), Syaikh Abdul Karim Ad-Dibaghiy (Aljazair). Mereka didampingi tokoh Islam Indonesia yang juga Sekretaris Jenderal Internasional Conference Of Islamic Scholar (ICIS) KH Hasyim Muzadi (Indonesia).Konferensi kelas dunia itu diprakarsai mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi. Rencananya, kegiatan ini digelar selama 2 hari hingga Ahad (30/3) besok. Ratusan ulama dan kiai hadir sebagai peserta dalam konferensi ini.
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Hasyim Muzadi menegaskan, konferensi tersebut membahas banyak hal terkait masalah dalam negeri dan luar negeri. Untuk dalam negeri, terkiat perang di sejumlah negara yang Timur Tengah dan kondisi Indonesia pasca reformasi."Kita akan mendengarkan penjelasan dari ulama dari timur soal arab Spring atau perang yang terjadi di beberapa negara di Timur Tengah belakangan ini. Bagaimana kondisi mereka setelah perang terjadi," katanya.
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Konferensi tersebut diharapkan menghasilkan konsep perdamaian di berbagai belahan dunia. "Dari penjelasan para ulama itu, kita akan tahu kondisi Timur Tengah saat ini. Dari situ pula kita akan tahu solusinya.Hasyim mengatakan, pada konferensi ini, pihaknya juga ingin memperkenalkan Pancasila yang selama ini menjadi dasar negara Indonesia. "Di pondok pesantren inilah, NU pertama kali mengakui Pansila sebagai dasar negara. Ketika itu di pesantren ini digelar Muktamar NU pada tahun 1984," kata Hasyim.
Sementara itu, Pengasuh ponpes Salafiyah Syafiiyah, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy berharap pesan perdamaian dari konferensi internasional ini didengar oleh masyarakat dunia. "Semoga hasil konferensi ini menjadi pesan perdamaian yang sampai ke seluruh penjuru dunia," katanya. (Ahmad Millah/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren An-Nur Slawi RMI NU Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar