“Mereka melakukan propaganda di media sosial,” kata Toriq saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Dampak Media Sosial Terhadap Terorisme di Auditorium Lantai 3 Gedung IASTH Universitas Indonesia Jakarta, Kamis (4/5).
| Pelaku Teror Lakukan Empat Hal Ini di Media Sosial (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pelaku Teror Lakukan Empat Hal Ini di Media Sosial
Kedua, pendanaan. Ia menyatakan, salah satu cara para teroris untuk menggalang dana adalah lewat media sosial. Menurutnya, mereka bisa melakukannya secara langsung dengan menghubungi yang bersangkutan ataupun lewat situs-situs lembaga sosial yang mereka bentuk.“Ajakan langsung untuk seumbanga, toko online, dan donasi-donasi sosial,” ucapnya.
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
“Ketiga, pelatihan. Mereka menyediakan buku, video, klip, dan tutorial untuk melakukan aksi-aksi teror,” lanjutnya.Para teroris, imbuh Toriq, benar-benar memanfaatkan media sosial sebagai media untuk melatih kader-kadernya. Konten-konten yang mereka tawarkan juga sangat menarik.
Keempat, perencanaan. Toriq menuturkan, media sosial juga digunakan oleh teroris untuk merencanakan aksi-aksi mereka secara matang. “Bagaimana metode yang tepat untuk melakukan seranga-serangan,” ungkapnya.?
Namun demikian, ia mengungkapkan, banyak pelaku teror yang dibekuk oleh aparat sebelum mereka sempat melakukan aksi teror. “Banyak seperti itu,” tegasnya.
Oleh karena itu, ia mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk bersama-bersama menangkal dan menanggulangi terorisme. Karena menurutnya, jika pemerintah saja yang bergerak maka itu kurang efektif.
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
“Tugas mencegah dan menanggulangi terorisme tidak cukup dilakukan oleh pemerintah, kita semua harus ikut andil,” tukasnya. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren An-Nur Slawi Pemurnian Aqidah, Makam, Olahraga Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar