Jumat, 23 Februari 2018

Islam dan Nasionalisme Saling Melengkapi

Tasikmalaya, Pondok Pesantren An-Nur Slawi



PCNU Kabupaten Tasikmalaya menggelar Halaqah Kebangsaan dalam rangka Harlah NU ke 94 dan Pelantikan Pengurus PCNU Kabupaten Tasikmalaya periode 2017-2022.?

Peserta Halaqah Kebangsaan kali ini adalah para ajengan, kiai dan santri di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Islam dan Nasionalisme Saling Melengkapi (Sumber Gambar : Nu Online)
Islam dan Nasionalisme Saling Melengkapi (Sumber Gambar : Nu Online)

Islam dan Nasionalisme Saling Melengkapi

"Lewat Halaqah Kebangsaan ini kami ingin menguatkan komitmen ulama-ulama NU, khususnya yang ada di Kabupaten Tasikmalaya dalam hal menjaga keutuhan Indonesia," kata Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam, Ahad (23/4).

Saat ini, kata Atam, ada kelompok-kelompok yang berusaha mengkotak-kotakan Islam dengan rasa nasionalisme itu sebagai bagian yang terpisah.?

Padahal, lanjut Atam, ke duanya merupakan bagian erat yang tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Antara Islam dan nasionalisme itu, kata Atam, saling mengisi dan melengkapi. Islam sebagai agama memiliki peran dalam mewujudkan masyarakat beradab dan bermartabat. Sedangkan nasionalisme merupakan bagian penting sebagai buah atas kecintaan pada tanah air Indonesia.

"Semuanya saling melengkapi dan saling mengisi. Dan komitmen kebangsaan itu yang akan senantiasa dijaga oleh ajengan, kiai dan ulama-ulama NU," pungkas Atam. (Nurjani/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Pondok Pesantren An-Nur Slawi IMNU, Kajian Sunnah Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar