Selasa, 26 Desember 2017

Sinoman, Sumber Dana Organisasi IPNU-IPPNU Karangmalang

Kudus, Pondok Pesantren An-Nur Slawi. Cara kreatif dilakukan para aktivis IPNU-IPPNU desa Karangmalang kecamatan Gebog, Kudus dalam mencari sumber dana organisasi. Mereka membentuk kelompok pramusaji, tenaga sinoman yang bertugas membantu penerima tamu maupun penyaji makanan dalam sebuah resepsi pernikahan.

Menurut koordinator sinoman Ahmad Zaki Mubarok, tenaga sinoman ini menjadi kegiatan sampingan para aktivis IPNU-IPPNU guna membantu masyarakat yang membutuhkan tenaga saat resepsi pernikahan ataupun ngunduh mantu.

Sinoman, Sumber Dana Organisasi IPNU-IPPNU Karangmalang (Sumber Gambar : Nu Online)
Sinoman, Sumber Dana Organisasi IPNU-IPPNU Karangmalang (Sumber Gambar : Nu Online)

Sinoman, Sumber Dana Organisasi IPNU-IPPNU Karangmalang

“Di samping mendekatkan IPNU-IPPNU dengan masyarakat, kegiatan ini alternatif bagi sumber pembiayaan organisasi karena akan masuk ke dalam kas,” katanya kepada Pondok Pesantren An-Nur Slawi, Sabtu (5/4).

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Kelompok sinoman ini, kata Zaki, berdiri sejak 2006 dengan jumlah anggota sekitar 20 orang. Awal mulanya, IPNU-IPPNU ingin mencari sumber dana mandiri organisasi tanpa ketergantungan kepada pihak lain.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

“Semula ingin membentuk event organizer namun kemampuan belum memungkinkan. Akhirnya, kita membentuk tenaga sinoman pernikahan,” kata Zaki, mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara.

Setiap diundang menjadi sinoman, IPNU-IPPNU memperoleh kas yang beragam berkisar  Rp 350.000-800.000 tergantung bentuk perhelatannya. “Uang hasil sinoman dibagi untuk personil yang ikut bertugas. Sisanya untuk kas organisasi termasuk untuk kebutuhan program bimbel anak-anak di desa tersebut,” imbuh Zaki.

“Jadi selain untuk organisasi, juga bermanfaat untuk masyarakat,” tutur Zaki. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Santri, News Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar