Aku dengar orang itu menuduh tetanggaku mencuri hasil kerjasama restoran. Setelah itu aku mendengarkan music dengan headset karena tidak ingin mendengarnya lagi, begitu menakutkan percakapan mereka!
| Karya Sastra Santri Al-Muayyad Masuk Antologi Workshop Menulis (Sumber Gambar : Nu Online) |
Karya Sastra Santri Al-Muayyad Masuk Antologi Workshop Menulis
Itulah sepenggal kisah yang terdapat dalam cerpen ‘Suara-suara dari Jendela’ yang ditulis Ashfiya Nur Atqiya, salah satu santri Pondok Pesantren Al-Muayyad Solo. Karya Ashfiya bersama santri Al-Muayyad lainnya, masuk dalam buku antologi karya workshop menulis untuk remaja.Pondok Pesantren An-Nur Slawi
“Ada empat karya santri Al-Muayyad yang masuk dalam buku Kisah yang Berulang di Hari Minggu,” terang Miftahul Abrori, salah satu pegiat sastra di Al-Muayyad, Sabtu (20/4).Mereka adalah Ashfiya dan Faiz Tamamy yang mengirimkan karya cerpen, serta M. Izzat Abidi dan Ahmad Alfi yang mengirimkan karya puisi.
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Dijelaskan oleh Miftah, para santri Al-Muayyad yang karyanya dibukukan tersebut, merupakan anggota komunitas Thariqat Sastra Sapu Jagad. Komunitas ini merupakan wadah bagi para santri Al-Muayyad yang gemar akan sastra.Selain Komunitas Sapu Jagad, untuk mendorong produktifitas tulis menulis dan kesusastraan santri, juga terdapat Majalah Serambi Al-Muayyad.
“Di majalah Serambi, para santri dapat menuliskan karya-karya mereka baik dalam bentuk artikel, cerpen, puisi dan lainnya,” ungkapnya. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren An-Nur Slawi Olahraga, Quote, Syariah Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar