Sebelumnya, terdapat 3 kandidat calon dalam pemilihan Ketua Tanfidliyah PCNU Boyolali yakni H Masruri, KH Habib Masturi dan Ansor Budiono. Dari 20 suara yang masuk, 18 suara memilih H Masruri, 1 suara memilih KH Habib Masturi, dan 1 suara memilih Ansor Budiono. Sesuai peraturan, dari ketiga kandidat calon tersebut yang lolos hanya H Masruri.
| Terpilih Kembali Ketua Demisioner Tanfidziyah PCNU Boyolali (Sumber Gambar : Nu Online) |
Terpilih Kembali Ketua Demisioner Tanfidziyah PCNU Boyolali
Dikarenakan hanya ada 1 calon,keputusan dilaksanakan melalui musyawarah dan atas persetujuan dari Syuriyah terpilih. Seluruh peserta pun menyetujui H Masruri sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Boyolali masa khidmat 2017-2022."Berdasarkan hasil musyawarah, semua menyepakati bahwa Drs.H Masruri sebagai ketua Tanfidliyah PCNU Boyolali dan tinggal menunggu persetujuan Ahwa," ungkap H Najahan Musyafa dari PWNU Jateng yang juga pimpinan sidang.
Sementara itu dalam pemilihan Ahwa, terdapat 24 bakal calo. Dari 24 nama tersebut, terpilihlah 5 orang Ahwa yakni KH Habib Masturi, KH Joko Parwoto, KH Muh Muallim, KH Wartono Abdullah dan Kiai Iqbal Mulyanto.
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Selanjutnya, musyawarah Ahwa dilakukan untuk memilih Rois Syuriah PCNU Boyolali. Dalam musyawarah tersebut, KH Habib Masturi dipilih sebagai Rais Syuriyah. Akan tetapi, Kiai Habib tidak bersedia manjadi Rais Syuriyah, bahkan keempat dewan Ahwa lainnya pun tidak ada yang bersedia.Akhirnya, mereka bersepakat untuk memilih satu nama di luar Ahwa untuk menjadi Rais Syuriyah yakni KH Ahmad Charir sebagai Rais Syuriyah PCNU Boyolali.
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Dikarenakan kiai Charir berhalangan hadir, komunikasi dilakukan melalui sambungan telepon. Melalui telepon, Kiai Charir menyatakan bersedia menjadi Rais Syuriyah dan menyetujui H Masruri sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Boyolali. (Maghfur/Kendi Setiawan)Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren An-Nur Slawi Pendidikan, Kajian, Anti Hoax Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar