Sabtu, 14 Oktober 2017

Difabel, Pemuda Ini Tetap Semangat Daftar Anggota Banser

Pati, Pondok Pesantren An-Nur Slawi



Semangat pemuda 22 tahun asal Desa Sambilawang, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Dimas Rifa Abdillah patut diacungi jempol. Pasalnya, kondisi tubuh yang tak sempurna bukan menjadi halangan baginya untuk menjadi seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Wakil Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Itqon Hakim memberikan apresiasi yang tinggi terhadap keikutsertaanya dalam pelatihan dan pendidikan Banser di Wedarijaksa. Walau dengan hanya satu kaki, katanya, Dimas mengikuti hampir semua kegiatan dalam pengaderan. “Memang ada dalam kegiatan tertentu yang tidak bisa dilakukannya, yaitu dalam kegiatan outbond di sungai."

Difabel, Pemuda Ini Tetap Semangat Daftar Anggota Banser (Sumber Gambar : Nu Online)
Difabel, Pemuda Ini Tetap Semangat Daftar Anggota Banser (Sumber Gambar : Nu Online)

Difabel, Pemuda Ini Tetap Semangat Daftar Anggota Banser

Sebelumnya Ketua Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Trangkil Abdul Rohim memberikan izin kepada Dimas Rifa Abdillah berkaitaan dengan pendaftarannya sebagai calon anggota Banser.

"Dimas itu kan termasuk pemuda Ansor, jadi tidak masalah kalau dia mendaftar," ungkapnya, Sabtu (26/3). Menurutnya, keadaan sebagai penyandang disabilitas tidak menyurutkan semangat Dimas Rifa Abdillah untuk bergabung dalam Banser. Bahkan, katanya, ini bisa menjadi dorongan dan contoh pemuda Ansor lain yang belum ikut menjadi Banser.

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Menurut Ketua Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Sambilawang Mohammad Harist menjelaskan, Dimas terpaksa kehilangan kaki kirinya setelah mengalami kecelakaan lalu lintas sekitar dua tahun lalu yang mengharuskannya menjalani proses amputasi. Dimas Rifa Abdillah yang juga seorang mahasiswa semester 4 ini terkenal santai dan humoris. Dia juga tidak malu dengan keadaan yang sekarang hanya memiliki satu kaki. Kepercayaan diri yang besar serta dukungan dari keluarga dan teman-temanya membuatnya selalu bersemangat dalam menjalani hidup.

Kasatkorwil Banser Jateng Hasyim Asyari yang melantiknya menjadi Banser X-7 Pati Satkoryon Wedarijaksa mengaku bangga dengan antusiasme Dimas. "Sungguh hebat Dimas ini, cacat (fisik) tidak menjadikannya masalah untuk ikut berjuang untuk NU," tuturnya ketika ditemui di kantor sekretariat panitia Diklat Banser PAC GP Wedarijaksa. 

Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Dia juga menambahkan pemuda ini layak diberi perhatian dan pembinaan khusus supaya bisa mengoptimalkan kemampuan yang dimilikinya. (Hasannudin Pati/Mahbib)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Pondok Pesantren An-Nur Slawi Berita, Tokoh Pondok Pesantren An-Nur Slawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar