| Melalui MIVO, ASWAJA TV Kini Hadir di Seluruh Dunia (Sumber Gambar : Nu Online) |
Melalui MIVO, ASWAJA TV Kini Hadir di Seluruh Dunia
Dukungan server di di beberapa negara serta teknologi yang dimiliki MIVO memungkinkannya menyiarkan live streaming Aswaja TV dengan kualitas gambar terbaik melalui Master Control Room TV. Selain Aswaja TV, Mivo juga menyiarkan menyiarkan 40 saluran TV lain dari berbagai negara seperti United Arab Emirates, Jerman, India dan lain-lain.General Manager Program Aswaja TV, Syaifullah Amin menuturkan, dengan kehadiran MIVO di lebih dari seratus negara berarti siaran dakwah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyyah dapat terpancar semakin luas dan menembus berbagai kalangan yang semakin beragam. Selain itu Aswaja TV juga dapat turut serta dalam mengenalkan dakwah dan ajaran Aswaja serta budaya masyarakat Islam Indonesia kepada seluruh dunia.
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
“Siaran dakwah di Aswaja TV kini bukan hanya dapat dinikmati oleh masyarakat pedesaan Asia Tenggara dengan parabola dan kaum professional di depan komputer berjaringan internet di kota-kota besar Indonesia, tetapi juga dapat disaksikan oleh masyarakat dunia yang lebih luas,” ungkapnya.Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Dalam kesempatan konferensi pers di bilangan Kemang Jakarta Selatan, Selasa (7/4) Founder MIV O, Budi menjelaskan, Aswaja TV menjadi channel yang menyediakan materi dakwah Islam bersama dengan channel-channel lain yang beragam untuk dinikmati masyarakat dunia yang semakin luas.“Selain Aswaja TV, saluran TV yang tersedia di Mivo sangatlah beragam. Mivo tidak hanya menyiarkan konten berita, religi dan hiburan, tetapi juga menyiarkan konten kesehatan,” tutur Budi.
Menurut Budi, dengan fasilitas internet yang semakin mudah dan cepat, masyarakat dapat menonton siaran televisi di manapun dan kapan pun. Masyarakat dapat mengikuti siaran kesehatan dan dakwah di tanpa mengganggu kesibukannya sehari-hari karena MIVO kini dapat diakses melalui gadget dan smartphone.
“Kesempatan menikmati tayangan televisi melalui smartphone ini kami persembahkan seiring bergesernya kebiasaan masyarakat. Mulanya mereka menonton melalui perangkat televisi, kemudia bergeser ke desktop dan kini ke gadget yang hanya segenggaman tangan,” tandas Budi. (Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren An-Nur Slawi Anti Hoax, News, Sejarah Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar