Demikian yang disampaikan salah satu pengurus Syuriyah NU Kudus KH Ahmad Asnawi dalam acara Ansor bersholawat yang diadakan PC GP Ansor Kudus di Gedung Graha Mustika Getas Pejaten, Senin (20/5).
| Demi Cita-Cita, Kader Ansor Harus Maksimalkan Kemampuan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Demi Cita-Cita, Kader Ansor Harus Maksimalkan Kemampuan
KH.Asnawi menandaskan dalam meraih cita-cita itu harus mencintai sesuatu dengan mencurahkan segala bentuk kemampuan. Kemudian menyediakan sarana prasarana untuk mewujudkan cita-cita.Pondok Pesantren An-Nur Slawi
“Seperti Ketua Umum PP Ansor Nusron Wahid itu saat mempunyai keinginan selalu berusaha kerja keras yang diimbangi sarana prasarana mewujudkannya. Ini yang menjadikan kita bangga kepada Ansor,” katanya memberi contoh.Menanggapi ketua PC Ansor Kudus Ghofar sebelumnya yang ingin mereinkarnasi menjadi pemuda pada masa Rasulullah, KH Ahmad Asnawi menceritakan bahwa sosok pemuda pada masa itu memiliki kemampuan yang luar biasa.
Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Pemuda pemudi seperti Sayyidina Ali, Abdullah bin Abbas. Fatimah Azzahra dan Sayyidatina Aisyah sudah mampu menangkap semua kejadian yang dialami maupun disampaikan Rasulullah. Kemudian tutur KH Ahmad Asnawi, mereka mampu menceritakan kembali melalui hadits-haditsnya.“Untuk mereinkarnasi pada masa nabi, kader Ansor harus mendukung program sesepuh NU dengan mendengarkan, mengumpulkan setiap yang didawuhke para ulama dan mengawalnya,” tandas kiai NU asal desa Padurenan Gebog Kudus ini.
Sementara mauidhah hasanah lainnya disampaikan KH Khalim Ma’ruf. Kiai NU asal kota Kudus itu mengajak jamaah untuk tidak saling memperolok-olok kejelekan antar sesama karena akan mengecilkan organisasi NU.
“Kita jangan plerok-plerokan, kita harus sabar demi keutuhan ummat,” tandasnya seraya mengutip sebuah ayat Alqur’an.
Kegiatan Ansor bersholawat dalam rangka peringatan harlah ke-79 Ansor itu dihadiri Habib Luthfiy Bin Yahya, Ketua PP GP Ansor H Nusron Wahid, para habaib dan kiai Kudus serta ribuan jamaah Nahdliyin.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor : Qomarul Adib
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren An-Nur Slawi RMI NU, Aswaja Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar