Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh santri, beserta para staf pengajar dan majelis keluarga Pondok Pesantren Salafiyah Parappe. Busyra salah seorang staf pengajar menyampaikan beberapa harapan dalam kegiatan ini bahwa berziarah ke makam ulama selain bernilai ibadah juga bagian dari tradisi pondok pesantren didalam mengenang jasa-jasa para kiai.
| Jelang Ramadhan, Santri Pesantren Salafiyah Parappe Ziarahi Makam Kiai (Sumber Gambar : Nu Online) |
Jelang Ramadhan, Santri Pesantren Salafiyah Parappe Ziarahi Makam Kiai
“Berkah dari para ulama khususnya ulama pendahulu kita yang ada di tanah mandar yang mengajarkan Ilmu agama secara turun temurun kepada generasinya sehingga Pondok pesantren ini tetap eksis di dalam mengajarkan Islam yang tafaqquh fid-din,” katanya.Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Rombongan pondok pesantren yang di bawah Asuhan KH Abd. Latif Busyra mengawali Tournya dengan mengunjungi makam KH Muhammad As’ad (Puang Daeng) di Tinambung, selanjutnya KH Nahrawi di Monjopai Karama lalu kemudian beberapa makam kiai di Pambusuang dan menghiri ziarahnya di makam KH Muhammad Tahir (Imam Lapeo).Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Syamsul, salah seorang santri yang berasal dari kepulauan selayar juga menyampaikan beberapa harapan dari kegiatan. “Kami sebagai seorang santri berharap dari kegiatan ini ada berkah yang kami peroleh dari para kiai penduhulu kami agar kami bisa meneruskan perjuangan beliau di dalam mengajarakan dan mengamalkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya.Berziarah ke makam para kiai pondok pesantren yang dikenal eksis mempertahankan kajian kitab turats atau lebih akrab dikenal dengan pengajian kitab kuning berangkat dengan menggunakan bis bantuan dari pemerintah Kecamatan Campalagian dan beberapa Donatur lainnya dengan jumlah peserta yang ikut mencapai 500 an, dalam perjalan dikawal oleh Kepolisian Polsek Campalagia. (Busyra/Anam)
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren An-Nur Slawi Sholawat, Pahlawan Pondok Pesantren An-Nur Slawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar